Monday, December 11, 2006

first post

this is my first ever blog...
setelah melihat blog pak Cheppy mengenai Zafira-nya, jadi tertarik juga untuk nulis blog. Berhubung saya pakai 3 kendaraan berbeda untuk sehari2, jd saya kasih judul blog ini "My Daily Driving Tools". Bukannya saya kebanyakan uang lho, sampai pakai 3 mobil u/ sehari2.

Mobil pertama, yg sdg sering dipakai adalah Hyundai Accent thn 2006. Msh gres nih, tp relatif 'murah' krn OTR 'hanya' Rp78jt. Ini juga statusnya mobil kantor. Mobil kedua adalah Opel Blazer DOHC thn 1996. Ini pemberian ortu saat kuliah sambil mulai kerja thn 2001. Yg ketiga Chevy Zafira CD A/T 2001. Ini dibeli secondhand thn 2003, nyicil pula, dan baru selesai Agustus 2006 kemarin.

Sekarang lebih sering pakai Accent. Blazer dipakai 'dagang', Zavy sehari2 dipakai istri tercinta.

Kenapa 'My Daily Driving Tool'? Krn saya punya merk favorit yg blom kesampaian: BMW. Semua modelnya dari 328 di thn 30an sampai E92 (3-series coupe) saya suka. Kenapa saya begitu mengagumi BMW? Krn nama saya juga berawalan B. Lho? Ngga nyambung ya?

Singkatnya, buat saya, BMW masih 'the Ultimate Driving Dream Machine', my passion (heart). Kalo 3 mobil yang saya pakai sekarang itu, adalah sebuah pilihan rasional (brain).
Accent: murah (78jt OTR thn 2006, Karimun aja 99jt), irit (konsumsi bnsin 1:12-14), lincah .
Blazer: tangguh, kuat agak boros (1:5-6) & rewel, tp sayang u/dijual (soalnya kalo dijual harganya jatuh banget, sakit hati deh).
Zafira: aman (2 airbag, ABS, ESP), nyaman (baris ke-3 aja cukup lega), kompak, praktis (Flex7 getu lho), cocok u/ keluarga muda (1 istri, 2 anak batita) plus pasukannya (2 BS, 1 Pbt) dan barang2 bawaannya.

Hmmm, 2 dari 3 mobil tsb adalah produk General Motor. Apakah saya GM mania? Nope! Kalo di Amerika, I'm a Ford Guy. Saya pilih Mustang dibanding Camaro, Explorer dibanding Blazer, Taurus dibanding Lumina, dst. Di Jakarta kebetulan aja, dikasih ortu Blazer itu. Eh, ternyata u/ ukuran di Indonesia sangat nyaman, apalagi tidak ada saingan. Beli Zafira juga gitu. Awalnya Abang saya beli. Nyoba2 ternyata enak juga. Istri senang juga. Kebetulan saat itu dia sdg hamil kami anak pertama, jadi cari2 deh mobil 7 seater yg praktis. Yg baru di luar budget. Kebetulan ada sales Hangtuah yg menawarkan mobil customer-nya yg ingin meremajakan Zafira-nya. Iya, Zafira 2001-nya mau dijual untuk ganti Zafira 2003. Jadilah kita beli dg harga (saat itu) 165 jt. Timor DOHC istri dijual u/ DP, sisanya ambil KPM Bank Niaga.

Mungkin sekian dulu perkenalannya. Blog berikutnya akan mulai pengalaman saya berkendara ketiga mobil tadi. Long-term test amatran lah, semoga nantinya dapat menjadi referensi yang lain.

Cheers!
Barry